Tips Berbicara di depan Orang Banyak
Bicara didepan orang banyak bolehdibilang susah-susah gampang. Seorang penulis handal pun kadang masih seringbelepotan dan terkesan tak mampu bicara didepan banyak orang, padahal kalausedang menulis jagonya minta ampun.
Bicara memang ada seninya,sebagian kalangan percaya bahwa ada dua jenis kepandaian komunikasi yangdimikili manusia yakni komunikasi lisan dan tulisan. Baiklah mari kita tinggalkan komunikasi tulisan dan beranjak pada seni komunikasi lisan atau verbal.
Berikut beberapa tips berbicaradidepan banyak orang :
1. Jika anda seorang yang pemalu, pertama-tama singkirlah rasa malu Anda jauh-jauh. Bagaimana caranya terserah Anda, jika rasa malu bersumber dari penampilan misalnya, baju, atau rambut. Segera perbaiki, lalu mulailah maju ke depan. 99 persen kesuksesan berbicara di depan orang adalah mengalami rasa malu, minder atau sungkan.
2. Jika anda bukan orang pemalu dan mampu menyingkirikan rasa malu, 99 persen Anda sudah mampu bicara didepan banyak orang.
3. Persiapan. Lakukan persiapan sebaik mungkin, belajar bicara sebentar didepan kaca bisa membantu. Atau buat catatan kecil sebagai panduan agar omongan Anda tidak melebar
4. Sering membaca buku humor, lho kok? Betul ini termasuk penting, kenapa? Diharapkan anda mampu menyelipkan suasana humor disela omongan anda agar suasana menjadi sersan alias serius tapi santai
5. Gaya bicara, tak perlu berpatokan dengan gaya bicara tertentu, cukup percaya dirilah dengan gaya bicara anda, namun sebaiknya berikan tekanan intonasi pada kalimat-kalimat yang krusial atau penting
6. Bahasa tubuh. Gunakan bahasa tubuh dengan baik dan tak berlebihan. Misalnya jika ingin menunjuk sesuatu atau seseorang gunakan jari jempol tangan, jika ingin memberi semangat, jangan ragu-ragu mengepalkan tangan. Gerakan tubuh juga perlu dilakukan untuk menambah “daya gedor” pembicaraan anda.
7. Pandangan mata. Sapulah pandangan anda ke seluruh audiens, jangan hanya terpaku pada satu titik. Audiens akan merasa dihargai jika sesekali Anda menoleh kepadanya
8. Cocokan waktu, tempat dan jenis audiens. Jangan sampai salah menyesuaikan materi.
diambil dari:
http://www.kabarinews.com
Tips Belajar Berbicara Didepan Umum
Oleh : Ruby Heman (http://andriewongso.com/)
Tanpa kita sadari, bagi kita yang tinggal di budaya timur, sering kali kita merasa malu untuk berbicara/presentasi di depan umum / Khalayak ramai, kadang kita merasa minder, kurang percaya diri, takut ditertawakan, merasa belum layak, sehingga membuat banyak sekali kesempatan disepan mata yang lewat begitu saja, dan diambil oleh orang lain.
Prinsip tak ada seorang pun yang awalnya berpengalaman, contohnya pada waktu kita lahir ,saat bayi tidak bisa langsung bisa berdiri,butuh merangkak dan belajar berdiri, tidak ada seorang wanitapun yang awalnya pernah punya pengalaman melahirkan seorang bayi.
Saat ini saya mau sharing langkah-langkah apa saja yang perlu disiapkan sebelum kita berbicara didepan orang lain:
1. Persiapkan bahan untuk presentasi kita, apa saja yang perlu dibicarakan, singkat, padat, buat point-pointnya. Usahakan selalu ditulis sehingga kita mudah membaca, saat presentasi , dan membuat kita lebih focus akan apa yang kita sampaikan.
2. Persiapkan penampilan kita saat presentasi. Perhatikan penampilan kita dari bawah sampai atas, sepatu, usahakan bersih, celana, kemeja, usahakan warnanya selaras dengan dasi, jas. Rambut rapi, dan lain-lain, ini merupakan faktor penting sehingga membuat kita lebih Percaya diri saat berbicara.
3. Latihan berbicara didepan kaca, dengan pasangan anda,saudara, orang terdekat dan persilahkan mereka menilai penampilan anda. Siapkan intonasi, gaya bahasa, susunan kata,
4. Siapkan mental positif bahwa anda bisa melakukannya walaupun yang pertama kali, ingat selalu ada titik awal dalam melangkah, ada pribahasa dari tiongkok mengatakan, 1000 langkah dimulai dari langkah pertama.
5. Selalu mengevaluasi diri anda setelah latihan, mungkin dengan merekam suara anda lewat Hp, atau Alat perekam lainnya.
No Body perfect , but u can be learn and learn to be perfect, Mentor saya selalu berkata coba, coba, coba dan usaha lagi, dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas, kerja berkualitas, kerja tuntas, kerja dengan sepenuh hati, dan iklas.
Persaingan semakin ketat, sukar atau tidak , kita harus maju terus meraih kesuksesan,
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment